Senin, 18 Januari 2016

Apa Saja Yang Terjadi Saat Usia Janin 17 Minggu?


Ketika kehamilan sudah memasuki usia janin 17 minggu, ada beberapa perubahan yang terjadi pada janin dan juga pada sang ibu. Baik secara fisik ataupun mental, sedikit banyak sang ibu biasanya akan mengalami perubahan yang terkadang juga tidak disadari oleh diri sendiri ataupun orang lain. Nah, ketika usia janin 17 minggu dalam kandungan, pusat gravitasi akan berubah. Maka dari itu usahakan untuk selalu memposisikan tubuh Anda dengan tepat supaya tidak memberikan beban berlebihan terhadap punggung yang bisa mengakibatkan rasa nyeri dan keseleo. Ada beberapa cara atau tips sederhana yang harus Anda lakukan ketika usia janin sudah memasuki minggu-minggu ini, pasalnya biasanya Anda masih biasa dengan kondisi fisik seperti yang tengah Anda rasakan ini. Bagi beberapa ibu hamil, biasanya akan terjadi nyeri saraf yang tentunya akan cukup mengganggu aktivitas sehari-hari. Biasanya rasa nyeri yang dirasakan seolah memiliki efek domino, bisa terjadi dan menjalar dari bagian tulang belakang, bokong, hingga bisa dirasakan pada kedua kaki Anda. Hal ini dikarenakan berat bayi akan semakin bertambah dan akan menekan saraf-saraf bagian tersebut.
Perubahan Fisik Ibu Saat Usia Janin 17 Minggu
Ketika usia kehamilan sudah memasuki minggu ke-17, tentu saja Anda akan menalami beberapa perubahan fisik, baik di luar ataupun di dalam tubuh. Ketika Anda hamil, biasanya akan ada suplai darah yang berjumlah banyak sehingga terkadang Anda merasa panas atau gerah. Bahkan meskipun suasana lingkungan sekitar sedang dingin, Anda tetap akan merasa panas. Jika Anda melihat ke bagian telapak tangan Anda, maka Anda akan melihat telapak tangan Anda berwarna kemerahan karena ada darah di dalamnya. Dan jika Anda mengalami hal tersebut, Anda tidak perlu cemas atau khawatir akan terjadi sesuatu kepada Anda.
Bukan hanya pada telapak tangan saja, akan tetapi jika Anda memeriksa dan menyadarinya maka pembuluh darah pada bagian kaki juga akan terlihat lebih jelas ketimbang kondisi biasanya. Akan tetapi Anda juga akan memiliki kelemahan apabila berdiri terlalu lama. Biasanya kaki Anda akan lebih mudah terasa sakit. Dan biasanya Anda akan mengalami varises, maka dari itu biasanya beberapa wanita menggunakan stocking untuk membantu mengembalikan darah supaya mengalir ke arah atas. Jika Anda sudah mulai merasa sakit pada bagian kaki, maka segeralah duduk.
Pertanda fisik lainnya yang dialami oleh ibu hamil pada saat usia janin 17 minggu adalah rontoknya rambut yang cukup sering. Meskipun Anda sudah menggunakan shampo yang tepat, mungkin kondisi ini akan terus terjadi. Namun Anda tidak perlu khawatir karena biasanya akan berhenti secara otomatis selama proses kehamilan Anda. Bukan hanya pada rambut, akan tetapi kuku-kuu Anda pun akan telrihat berbeda dengan kondisi kuku Anda sebelum hamil. Ketika hamil, kondisi kuku Anda akan terasa cenderung lebih rapuh. Maka dari itu Anda disarankan menggunakan vitamin kuku untuk membuat kuku-kuu Anda menjadi lebih kuat.
Perubahan Emosi Sang Ibu pada Kehamilan Minggu ke-17
Nah, selain kondisi fisik ibu yang sudah jelas mengalami perubahan dari ujuk rambut ke ujung kaki, bahkan juga di dalam tubuh, sang ibu biasanya juga akan mengalami kondisi emosional yang cukup berbeda pada usia janin 17 minggu ini. Ada sikap-sikap yang mungkin tidak pernah dilakukan oleh ang ibu sebelumnya. Salah satunya adalah Anda akan merasa menghabikan waktu yang cukup lama di depan lemari hanya untuk memilih baju yang tepat untuk Anda. Salah satu penyebabnya adalah faktor perubahan fiik Anda yang bisa membuat baju-baju Anda menjadi lebih ketat dan tidak nyaman untuk dipakai. Dan jika Anda ingin lebih praktis, lebih baik Anda mulai menyiapkan dan membeli beberapa baju hamil, terutama bagi Anda yang baru pertama kali hamil.


Sabtu, 16 Januari 2016

9 Persiapan Melahirkan Normal Yang Harus Anda Ketahui


Setelah sembilan bulan mengandung sang buah hati, kini saatnya Anda melakukan persiapan melahirkan normal. Rasanya baru kemarin berita bahagia mengenai terisinya kandungan Anda mewarnai hidup Anda, tanpa terasa sembilan bulan keajaiban tersebut hampir berlalu dan kini Anda siap bertatap muka dengan bayi Anda. Dan Anda memutuskan untuk melahirkan anak Anda secara normal. Nah, seberapa siapkah persiapan melahirkan normal Anda?
Banyak ibu-ibu yang melupakan betapa pentingnya persiapan melahirkan normal. Mengingat waktu kelahiran atau persalinan merupakan waktu yang pastinya padat, menegangkan dan ribet, persiapan yang Anda lakukan jauh-jauh hari pastilah sangat berguna. Dengan persiapan melahirkan normal yang matang, niscaya waktu persalinan akan terasa lebih mudah dan lancar.

Inilah 9 Persiapan Melahirkan Normal yang Sebaiknya Anda Lakukan

Keberanian Anda memilih proses melahirkan yang normal merupakan suatu hal yang baik. Banyak penelitian dari bidang kedokteran serta badan kesehatan yang menyatakan bahwa proses persalinan yang normal mempunyai banyak manfaat untuk ibu dan anak, sehingga persalinan normal haruslah merupakan pilihan tindakan pertama untuk semua ibu yang memiliki tubuh optimal untuk melahirkan normal. Di bawah ini disajikan beberapa persiapan melahirkan normal yang sebaiknya Anda lakukan untuk memperlancar hari besar Anda tersebut:
1.   Pelajari Proses Persalinan
Seperti jaman bersekolah, belajar untuk menghadapi ujian adalah hal yang penting untuk menuntun kemudahan mengerjakan ujian tersebut. Persiapan melahirkan normal utama yang harus dilakukan para ibu adalah mempelajari proses persalinan yang akan Anda lewati. Mungkin banyak ibu-ibu yang justru menghindari mempelajari hal ini karena takut menjadi gentar melakukan persalinan secara normal. Namun dokter kandungan mengatakan ibu yang mengerti mengenai proses persalinan biasanya akan lebih aktif dalam proses melahirkan dan akan memberi hasil akhir yang lebih memuaskan. Mengambil kelas untuk ibu melahirkan atau membaca buku panduan mengenai proses persalinan merupakan langkah konkrit yang dapat Anda lakukan.
2.           Pilihlah Dokter Kandungan dan Dokter Anak yang Cocok Dengan Anda
Mengingat pilihan Anda untuk melahirkan secara normal, memilih dokter kandungan yang proaktif dengan pilihan Anda merupakan persiapan melahirkan normal yang penting. Ketika Anda melahirkan, dokter kandungan Anda akan berperan sebagai orang yang memimpin persalinan, sehingga pilihlah dokter yang dapat bekerjasama dengan Anda. Pilihlah tenaga kesehatan dimana Anda nyaman bersamanya. Selain itu, Anda juga dapat mulai memilih dokter anak yang akan memeriksa atau merawat anak Anda setelah persalinan.
3.           Bergurulah dengan Ibu yang Telah Melalui Masa Persalinan
Pengalaman adalah guru yang terbaik. Bagi Anda yang belum pernah melahirkan tentunya belum memiliki pengalaman yang dapat Anda jadikan panduan. Maka, mempelajari pengalaman orang lain merupakan persiapan melahirkan normal yang penting. Selain menjadi panduan dalam proses melahirkan, ibu yang berpengalaman juga dapat membantu Anda dalam mendiskusikan masa setelah melahirkan seperti cara merawat bayi, stressnya menghadapi keadaan baru dan cara menyusui. Pastikan Anda memilih ibu yang jujur dan tidak banyak mengeluh atau melebih-lebihkan pengalamannya.
4.           Persiapkan Tubuh Anda
Proses melahirkan mempunyai komplikasi, baik yang Caesar maupun yang normal. Maka persiapan melahirkan normal yang tak kalah penting adalah menjaga kesehatan tubuh Anda. Makanlah makanan yang bergizi dan seimbang serta jangan kurang tidur. Menjaga kebersihan tubuh, organ intim dan kebersihana makanan merupakan hal yang tidak dapat Anda sepelekan menjelang proses persalinan.
5.           Persiapkan Organ Intim Anda
Organ yang akan berperan dalam proses persalinan Anda adalah organ intim Anda. Maka persiapan melahirkan normal yang tak kalah penting adalah mempersiapkan organ intim Anda. Ibu dapat melakukan senam Kegel untuk melatih otot di daerah kemaluan sebelum melahirkan. Cara melakukan senam Kegel adalah mengontraksikan otot, yaitu seperti Anda menahan kencing. Otot yang dipakai untuk menahan kencing dan melahirkan merupakan otot yang sama.
6.           Olahraga
Ibu yang beraktivitas fisik secara teratur cenderung akan lebih siap secara fisik untuk mentoleransi kelelahan saat melahirkan. Ibu yang jarang melakukan aktivitas fisik secara teratur dan akan melahirkan dapat dianalogikan dengan keadaan seseorang yang jarang berolahraga dan hendak mengikuti lomba maraton. Yang pastinya akan kelelahan di tengah jalan.
7.           Pastikan Perawatan Anak Anda dan hewan Peliharaan
Bagi ibu yang telah mempunyai anak atau kakak dari bayi yang hendak Anda lahirkan, memastikan anak Anda dalam pengasuhan yang baik merupakan hal yang tidak boleh Anda lupakan. Selain itu, Anda juga harus memperhatikan psikologis anak Anda dengan meyakinkan bahwa ia tidak lebih tidak penting dibandingkan adiknya yang akan lahir. Salah satu cara yang dapat Anda lakukan adalah mendidiknya mengenai konsep adik sebelum Anda melahirkan. Ketika anak Anda menjenguk Anda setelah proses persalinan selesai, Anda disarankan menaruh bayi Anda di keranjang dan menyambut anak Anda tanpa gangguan bayi. Ini penting untuk membuatnya merasa bahwa dirinya tetap penting dan tidak terganti di mata Anda.
8.           Ketahui Apa yang Harus Anda Lakukan Ketika Anda Hendak Melahirkan
Sebelum Anda merasakan kontraksi pertama tanda melahirkan, pastikan Anda tahu apa yang harus Anda lakukan ketika hal itu terjadi. Hal sederhana yang harus rencanakan adalah mengetahui siapa yang harus Anda telepon, kemana dan kapan Anda harus pergi. Tentukan Anda akan diantar oleh siapa, Anda akan melalui rute mana menuju rumah sakit dan pintu rumah sakit sebelah mana yang harus Anda masuki. Percayalah, Anda tidak ingin hal kecil ini merepotkan Anda ketika hendak melahirkan.
9.           Siapkan Tas Inap dan Ruang Rawat Inap Anda
Sebelum melahirkan, pastikan Anda sudah mempunyai rencana hendak melahirkan dimana, memilih kamar tipe mana dan mengetahui perkiraan biayanya. Jangan lupa untuk menyiapkan tas yang berisi perlengkapan Anda dan bayi Anda, seperti baju Anda, peralatan mandi, bra untuk menyusui, baju bayi dan hal lainnya. Sehingga ketika kontraksi pertama menyerang Anda, Anda cukup mengangkut tas yang sudah Anda persiapkan tersebut dan langsung menuju rumah sakit.
Sama seperti ujia, melahirkan pun butuh persiapan yang matang. Persiapan melahirkan normal bukanlah hal yang merepotkan. Justru dengan melakukan hal-hal di atas, diharapkan proses persalinan Anda akan berjalan lebih lancer, mudah dan tidak ribet. Bila Anda memilik keraguan mengenai hal-hal teknis ketika tiba saatnya Anda melahirkan, jangan ragu mendiskusikannya dengan tenaga kesehatan yang akan menolong Anda baik itu dokter kandungan atau bidan melahirkan. Jangan lupa juga untuk melibatkan suami atau kerabat dekat Anda ketika melakukan persiapan di atas karena merekalah yang akan menolong Anda di saat Anda melahirkan. Semoga artikel ini dapat membantu Anda mendapatkan masa persalinan yang lancar, aman dan tentunya tidak terlupakan.